Pages

Daftar Blognya Puspo

Total Tayangan Laman

Diberdayakan oleh Blogger.

Pengikut

Mengenai Saya

Foto Saya
all about redandpurple
Lihat profil lengkapku

sekolahku

SMAN 20 Surabaya

flag counter

free counters

RSS

Kamu itu

Layaknya matahari yang menyinari bumi ketika cerah menerpa dan bersembunyi ketika mendung menjelang

Layaknya bintang yang menjajar pada bulan ketika cerah menanti dan meninggalkan bulan ketika awan gelap menyergap

Layaknya mimpi yang datang ketika tidur terlelap dan menghilang ketika bangun menyapa

Seperti layaknya mereka kamulah itu....

Kamu datang disaat yang memang tepat,

Ketika hati yang cerah menanti sang pujangga,ketika hati yang tersenyum menerpa,

Namun kamupun menghilang begitu saja ketika awan kelam menyelubungi hidup,ketika tiada lagi kata gembira menghinggapi lingkup hidup ini...

Kamu memang membawa keindahan bagiku,kamu memberikan seribu warna dalam hidupku

Kamupun meluluhkan hatiku,menyibak luka yang lalu terekam,

Namun kamu pulalah yang memberikan warna kelam bagiku,

Tak taukah kamu seberapa besar hati yang ku berikan untukmu.

Tak sadarkah kamu seberapa besar pengorbanan hati yang kutuangkan hanya untukmu

Tahukah kamu seberapa besar aku inginkan kamu disampingku,memelukku dengan erat,mencium keningku penuh sayang.

Namun,

Kamu itu hanya kenangan.

Kamu itu hanya masa lalu.

Kamu itu hanya serpihan luka yang harusnya kusembuhkan sendiri,tanpa siapapun disini.

Kamu itu hanya bagian masa lalu yang harusnyapun ku relakan.

Jika memang harus berpisah,maka kubiarkan.

Jika memang harus terluka,biarkan luka ini mengering.

Jika memang harus menjadi kenangan,biarkan menjadi kenangan indah.

Namun jika ini menjadi awal kebencian,hapuskan semuanya,kamu,kenangan kita,dan segalanya dari hidupku hanya untuk mengamankan hatiku lebih jauh lagi 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

When smile can't Make you feel better

Ketika memang benar apa yang dikatakan orang bahwa mereka tertawa karna bahagia,
maka tak sepenuhnya salah
Ketika mereka berkata senyuman adalah sebagian dari ekspresi kebahagiaan,
itupun tak sepenuhnya benar


Mengapa ini tak sepenuhnya benar?
Mengapa senyuman bahkan tawapun dapat dimanipulasi dengan sedikit permak kanan dan kiri?
Itu karna setiap manusia memiliki sifat munafik.
Mereka menyangka dengan tersenyumpun dapat menghapus segala yang telah berlalu atau bahkan sedang kita jalani meskipun itu menyedihkan sekalipun untuk kita
Lalu untuk apa kita tersenyum sedangkan jelas-jelas itu membuat kita terluka?
Mengapa tak kita menangis,atau kalau bisa sekalian kita berteriak,
kita marahi karang yang hanya diam terkikis air laut,
Kita marahi burung yang hanya terus bernyanyi di pagi hari dan meramaikan hari yang tlah ramai oleh pikiran dam masalah-maslah di sekitar kita?
Kitapun bisa memarahi oranglain yang tak tahu bahkan tak mengerti apa yang kita lakukan.
Apa itu dapat membuat kita lebih baik?
Dengan marah-marah,berteriak-teriak tanpa kejelasan,
itu percuma jika tanpa adanya airmata.
Air mata yang sekalipun dimanipulasi juga ketahuan juga,
air mata yang menjadi tolak ukur keikhlasan,
airmata bukan berarti kita cengeng,
bukan berarti kita lemah,
bukan juga berarti kita tak berdaya menghadapi semuanya,
itu hanyalah sebagian rasa yang terpendam jauh dalam lubuk hati ketika kita tak mampu berkata,maka biarkan air mata mengungkapkan

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Kisah Radio "Keikhlasan Gadis Kecilku"

Suatu siang,ketika gadis kecilku yang baru berusia 7tahun,Maura selesai menyantap makanannya sepulang sekolah,seperti biasa ia hanya menggeru-menggeru dan menangis.Mengapa demikian?Bukan karna KDRT namun karna ia berkewajiban meminum vitamin sirupnya yang pahit sekali.Berkali-kali kami membujuknya ia hanya terus menangis dan menangis.Kami tak tahu lagi bagaimana caranya agar ia menurut karna sungguh percayalah ini untuk gadis kecil kami tersayang  
Namun,tanpa disangka  Maura yang terus menangis berkata dengan lugunya pada kami ,"Ayah,bunda,Maura mau minum vitamin ini,tapi berjanjilah kalian akan menuruti 1permintaanku.boleh bund,yah?"
Aku yang mendampinginya sedaritadi menatap suamiku dan mengangguk dengan pasti karna yang ku pikirkan,Maura hanya akan meminta mainan atau apalah yang sedang ia inginkan.
Dengan langkah ragu,Maura meminum vitamin itu dengan tetap terisak dan wajah yang menahan pahit.Selesai ia usap air matanya dan menghilangkan rasa pahitnya,ia menagih pada kami ,"Ayah,bunda kalian sudah berjanji padaku kan.Maura ingin menagihnya."
"Apa sayang yang kamu inginkan?" kata suamiku yakin.
"Maura ingin membotaki rambutku.Maura ingin potong rambut botak bund,yah." kata Maura.
"Sayang,apa yang kamu katakan?Rambut panjang teruraimu sudah cukup cantik menghiasi wajahmu." kataku dengan terkejut.
"Kalian sudah berjanji tapi.Mengapa tak menuruti?Mengapa kalian ingkar?" Maura menangis lagi dan lagi.
"Yasudah sayang,ayo kita potong,kami takkan mengingkari janji kami." kata suamiku mengecup dahinya.
"Tapi berjanjilah pada bunda,sehabis Maura potong,Maura harus mau membeli topi yaa." kataku dengan ragu.
Maura mengangguk setuju dengan sumringah ia menlangkah pergi.Esok harinya,aku dan suamiku mengantar Maura kesekolah,kami berharap Maura tak malu dan tetap percaya diri.Sesampainya di sekolah,Maura keluar mobil dan berjalan menuju ke gerbang sekolah.Di depan gerbang,Maura bertemu dengan temannya sesama perempuan dan berkepala botak juga.Mereka bergandengan tangan dan masuk bersama kesekolah.Dalam hati aku lega,Maura kecilku mempunyai teman.
Saat kami hendak pulang,seorang lelaki paruhbaya menghampiri kami.
"Saya adalah ayah dari gadis yang tadi bersama Maura pak,bu." katanya sopan. "Maira adalah gadis kecil hebat yang sangat setia kawan.Anak saya suda 3bulan takmau berangkat sekolah karna kepalanya botak karna ia harus menjalami kemothrapi setelah ia mengalami kanker darah,kemarin,Maura berjanji akan menemani anak saya berkepala botak agar anak saya mau bersekolah lagi."

Dari cerita diatas,kita dapat mengambil hikmahnya.Jika seorang gadis kecil yang baru menatap dunia baru bersama temannya saja rela menyampingkan kesenangan dirinya demi menemani penderitaan orang lain,ia rela menyampingkan rasa pahit di mulutnya agar orangtuanya mengabulkan permintaan menggunduli rambutnya,lalu sudahkah kita yang dewasa ini memberikan sedikit kebahagiaan kita kepada oranglain?Sudahkah kita menyisihkan sebagian kesenangan kita demi melihat senyuman indah pada bibir oranglain?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Lirik lagu ini

Need You Now Lyrics

Picture perfect memories scattered all around the floor
Reachin' for the phone 'cause I can't fight it anymore
And I wonder if I ever cross your mind
For me it happens all the time

It's a quarter after one, I'm all alone and I need you now
Said I wouldn't call but I lost all control and I need you now
And I don't know how I can do without
I just need you now

Another shot of whiskey can't stop looking at the door
Wishing you'd come sweeping in the way you did before
And I wonder if I ever cross your mind
For me it happens all the time

It's a quarter after one, I'm a little drunk and I need you now
Said I wouldn't call but I lost all control and I need you now
And I don't know how I can do without
I just need you now

woah woaaah.

Guess I'd rather hurt than feel nothin' at all

It's a quarter after one I'm all alone and I need you now

And I said I wouldn't call but I lost all control and I need you now

And I don't know how I can do without

I just need you now

I just need you now (wait)

Ooo, baby, I need you now

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengapa Harus Anak-Anak?

Mungkin ini hanya akan menjadi angin lalu bagi siapapun yang melihatnya.Tapi bukan bagi sang penulis.
Mungkin ini juga hanya akan menjadi titik didih kapasitas emosi anak-anak ketika merasakan bahkan memndamnya.
Mengapa harus begitu banyak kata mengapa?
Mengapa juga "mungkin" menjadi kata-kata senjata untuk menenangkan perasaan?
Sebenarnya bukan hanya kata "mungkin" yg kita mau,tetapi bukti nyata atas kemungkinan-kemungkinan itu tadi.

Mengapa harus anak-anak di anggap sebelah mata tanpa mempertimbangkan apa yang kita rasakan.
Karna kita anak_anak mungkin yaa jadi mereka yang lebih tua berfikir mereka yg paling tahu bukan kita namun mereka itu hanya berfikir atas sebelah mata.
Mengapa tak melibatkan kami dalam berfikir?
Bukannya setiap yang lebih tua itu memiliki pengalaman yang lebih daripada kami?Namun mengapa tak dengan pola berfikir yang berkutat pada hal-hal yang mereka anggap benar?
Bukannya mereka harus lebih bisa membuat kita nyaman dan mengerti atas keluh kesahnya kita?
Bukannya kita ingin menjadi seorang yang membangkang,namun kita hanya butuh dan penasaran atas kepastian seberapa dewasakahnya anda menghadapi kami yang masih anak-anak dan butuh bimbingan atas keputusan yang anda lakukan?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Mengapa Kita Harus Mengerti?

Di suatu sisi hati yang paling dalam ketika kita menemui sesuatu yang baru,berkesan mungkin,bisa saja menyebalkan,atau bahkan memberikan luka di hati kita hanya diam mungkin,tertawa kecut juga bisa,atau lebih memilih merengek dan ngambek selayaknya anak kecil.
Ita adalah pilihan kita dan NGGAK ADA yang berhak tersinggung atas hal itu.Ketika mereka yang memberikan luka protes karna tingkah kita yang berubah padanya karna sakit hati mungkin,atau lebih tepatnya melindungi diri dan membentengi hati dengan lapisan baja yang di las keacuhan dan di paku kecuekan dan di lapisi cat ketidak pedulian.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perbedaan itu menyatukan kita

Pernah dengar kata-kata "Perbedaan itu menyatukan kita,bukannya memecah belahkan kita"
Apa kalian meyakini itu semua?Apa kalian sudah pernah merasakan dan membuktikan kebenaran dari kata-kata itu?
 coba kita berfikir dari beberapa sisi yang mewakili semua kata-kata itu.
Yang pertama ketika kamu berfikir justru karna perbedaan yang menyatukan kalian.
Misal :

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS